Setiap orang dilahirkan dengan mempunyai indera yang berpasangan
Hati itu kan termasuk indera juga kan ?
Kini belum lengkap berarti inderaku
Mungkinkah kamu yang mampu melengkapi indera itu ?
Aku sedang melihat langit yang mendung
Tertutup awan yang tak mau menghilang
Hingga kabut itu turun
Dan membuat tiap orang hampir tak dapat melihat indahnya langit itu
Tapi aku percaya bahwa ada pelangi yang akan menggantikannya
meski pelangi itu belum menampakkan batang hidungnya
Seperti hati ini yang terlihat gelap
dan aku tetap percaya kalau suatu saat akan tiba waktunya ada pelangi yang merubahnya menjadi lebih berwarna
Mungkinkah kamu adalah pelangi itu ?
Entah
Sering kali aku merasa waktu berjalan sangat lambat saat hal kecil itu terjadi
Saat raga ini bertemu
Meski saling memalingkan wajah
Meskipun apabila wajah itu saling berpapasan namun mata tak saling melihatnya
Sering sekali aku melakukan sesuatu yang setelah aku telaah aku tak mampu untuk kembali mengingat alasan aku melakukan hal itu
Sesuatu yang sangat nggak bisa dinalar menggunakan akal sehat
Sesuatu yang sangat nggak bermutu dan aneh
Sesuatu seperti aku masih berusia balita
Sesuatu yang membuat labelling yang tak sadar memang itu sebenarnya aku
Namun tahukahh kamu
Meskipun semua ada itu di bawah sadarku
Tapi tetap menjadikan semua menjadi lebih bermakna
Semua menjadi lebih berwarna
Iya meskipun makna tak berarti harus selalu baik
Meskipun warna itu tidak selalu cerah
Tapi yang jelas makna itu akan terus ada disini
Di suatu tempat yang tak bisa terdeskripsikan dalam raga ini
Ibarat mawar yang tak ada yang tak berduri
Mungkin kini aku sedang berada dalam mawar itu
Aku berjalan layaknya semut dari tangkai sebuah mawar itu dari bawah
Dan perjalananku berhenti pada durinya
Seakan duri itu menghadangku untuk sampai ke bunga merah itu
Duri itu mencegahku kesana
Dan membuatku terjebak
Meskipun aku punya 2 pilihan
Antara turun dari bunga itu dan tidak merasakan sakitnya lagi
Namun aku tetap memilih pada pilihan yang kedua
Yaitu tetap bertahan dengan rasa perih itu
Meski ku tahu bertahan disana sama halnya dengan berada di bawah rinai hujan
Karna aku percaya
Suatu harii aku akan sampai pada mahkota bunga itu
Meski ku tahu
Hanya waktu yang bisa menentukan tentang kapan hal itu akan terjadi
Aku pecaya duri itu adalah salah satu cara Tuhanuntuk menguji kesabaranku
Aku pernah menyelami samudera
Dan kau tahu ?
Kau adalah mutiara di tengah samudera itu
Iya tak terlihat oleh siapapun
Dan hanya aku yang tahu dan mengerti
Kalo dunia adalah sebuah roda
Bisakah roda itu berputar berbalik arah searah dengan perlawanan arah jarum jam ?
Kadang aku ingin kembali ke waktu itu
Aku ingin tahu apa alasanku dan apa sebenarnya penyebab semua ini muncul
Iya aku lupa alasanku sendiri
Yang ku tahu hanyalah waktu yang terus berputar meninggalkan asaku
Banyak yang bilang bahwa manusia akan bertemu oleh tulang rusuknya yang hilang suatu hari
Tulang rusuk itu tidak selalu sama
Banyak perbedaan yang terjadi diantaranya
Dan dianggap sebagai kelengkapan agar kebih sempurna
Namun ada juga kalanya perbedaan itu tidak pernnah bisa disatukan
Mungkinkah ini jalan takdirnya ?
Oh iya hidup ini emang misteri
Sekalipun aku bilang iyapun tak ada artinya bila telah digariskan oleh Tuhan
Dan aku percaya takdir itu adalah realita terbaik
Oh bolehkah kembali aku bercerita sedikit ?
Aku pernah punya cita-cita untuk menjadi seorang penulis , pemain drum ,dan atlit
Namun emang kayaknya posisiku serba salah
Aku mengambil keputusan yang akhirnya aku terpaksa menyesal memilih itu semua
Entah aku merasa
Kehidupanku kini bertolak belakang dari AKU
Aku kembali harus mengubur satu demi satu dari seribu harapan
Kembali harus menutup satu demi satu keinginan
Dan harus berusaha dalam jalan yang berbeda dari sebelumnya
AKu berada di perempatan jalan
Aku mengambil arah kanan dan ternyata arah kirilah yang benar
Arah kanan bercabang banyak
Aku tak tahu arah menuju ujung jalan itu
dan aku benar-benar tersesat
Ingin ku memutar arah
Tapi itu hanya ilusi
AKu terjatuh dan berkeluh kesah sejenak akan semua itu
Namun tahukah kamu ?
Kamu adalah seoarang yang mampu membuatku kuat dan terus bangkit di tengah kerapuhan ini ?
Makasih atas segalanya dan semuanya yang tak dapat terdeskripsikan lewat tulisan
Yang tak dapat kuungkapkan lewat lisan
dan yang tak snggup ku curahkan lewat mata yang tak mampu membendung air yang ada di dalamnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar